Loading...

Forkom PPG)Provinsi NTTT Minta Seleksi CPNS Formasi Khsus SM-3T Diperpanjang

FORUM Komunikasi Pendidikan Profesi Guru (Forkom PPG) Provinsi NTT meminta Komisi V DPRD NTT agar menyampikan kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN dan Rebiro) memperpanjang waktu pendaftaran dan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Hal itu karena PPG angkatan kedua masih berlangsung di Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Hal itu terungkap dalam audiens antara Forkom PPG dan Komisi V DPRD NTT di ruang komisi tersebut, Rabu (17/12). Ketua Forkom PPG NTT Robertus Noveni Janggo menjelaskan, Forkom PPG terdiri dari guru-guru SM3T (sarjana mengajar di daerah terpencil, terluar, dan tertinggal).

Para guru SM3T, katanya, merupakan guru-guru yang telah lulus kualifikasi. Karena itu, mestinya mereka diakomodir pemerintah. Apalagi, perekrutan guru SM3T melalui seleksi dan tes kompetensi. Dia menuturkan, setelah dinyatakan lulus menjadi guru SM3T, ia bersama 157 rekannya ditugaskan di Kalimantan selama setahun.

Usai menjalankan tugas, mereka kembali ke Kupang untuk mendapatkan sertifikasi. “Semua biaya ditanggung oleh pemerintah melalui APBN. Untuk guru-guru SM3T NTT melanjutkan PPG di Undana selaku penanggung jawab guru-guru SM3T wilayah NTT,” katanya.

Namun, kata Janggo, setelah menyelesaikann PPG, nasib guru SM3T tidak menetu karena pemerintah tidak memiliki komitmen untuk mengangkat dan menempatkan mereka di sekolah-sekolah. “Angkatan SM3T yang pertama ada yang nggangur sampai sekarang, dan ada beberapa di antara mereka yang honor di sekolah-sekolah yang ada di NTT.


Padahal, sebelum masuk Program SMT3, ada beberapa guru yang sudah bekerja dan meninggalkan pekerjaan untuk mengikuti program ini. Tetapi semuanya sia-sia jika tidak ada lapangan pekerjaan yang disediakan pemerintah,” ujarnya. Disebutkannya, Program SM3T mulai digulir tahun 2011 dan berhasil merekrut 2.500 guru muda terbaik bangsa.

Guru-guru tersebut didistribusikan ke seluruh daerah terpencil, terluar, dan tertinggal oleh Kementerian Pendidikan Nasional. Untuk NTT, jumlah guru SM3T tahap kedua sebanyak 157 orang. Dilanda Kegundahan Janggo mengatakan, guruguru SM3T yang mengikuti PPG sudah hampir menyelesaikan pendidikan.

Namun, mereka dilanda kegundahan karena alumni PPG angkatan pertama yang telah memperoleh sertifikat profesi belum juga diakomodir oleh Pemeritah Pusat dan pemerintah daerah sebagai tenaga
pendidik tetap. “Formasi yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan bagi guru-guru SM3T untuk menjadi CPNS hanya 1.000 orang.

Padahal, jumlah mereka melebihi kuota yang disediakan,” paparnya. Untuk itu, Forkom PPG meminta agar Pemerintah Pusat dalam pengangkatan guru melalui formasi khusus dilaksanakan secara berkelanjutan dan kuotanya diperbanyak. Selain itu, perekrutan CPNS melalui formasi khusus tidak melalui tes lagi karena guru-guru SM3T sudah mengikuti PPG dan memiliki sertifikat.

Ketua Komisi V DPRD NTT Winston Rondo menyatakan, pihaknya akan menyampaikan aspirasi para guru SM3T akan disampaikan anggota Komisi V yang dijadwalkan beremu Menteri Kebudayaan
dan Pendidikan Dasar Menengah (Menbud dan Dikdasmen), hari ini. “Kita akan sampaikan aspirasi para guru dan kita berharap Menbud dan Dikdasmen dapat mengakomodirnya,” ujar Winston. (R-1).

Sumber: vnewsmedia


Lazada Indonesia
   
loading...
Loading...
loading...

0 Response to "Forkom PPG)Provinsi NTTT Minta Seleksi CPNS Formasi Khsus SM-3T Diperpanjang"

Post a Comment

Terima Kasih Telah Berkunjung di Pustaka Pandani
Silahkan komentar anda,


Salam

Irfan Dani, S. Pd.Gr

-