Loading...

Kasus Dugaan Suap CPNS, 3 Anak Bupati Muratara Mangkir Pemeriksaan

   
Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Bareskrim Polri menemukan dugaan keterlibatan tiga anak Bupati Musi Rawa Utara (Muratara) Akisropi Ayub dalam praktik suap kelolosan CPNS Muratara. Meski sudah dipanggil untuk diperiksa, ketiganya mangkir atau tanpa alasan yang sah.

Dugaan keterlibatan itu berdasar dari temuan barang bukti elektronik yang didapatkan penyidik dari tersangka M Rifai, Kabag Kepegawaian Pemkab Muratara.

"Hasil analisa barang bukti elektronik terhadap barang bukti yang diperoleh saat penyidikan, ditemukan indikasi keterlibatan keluarga Bupati Akisropi dalam proses penerimaan CPNS di Kabupaten Musi Rawas Utara," kata Kasubagops Dit Tipikor AKBP Arief Adiharsa dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (27/11/2014).

Ketiga anak Akisropi yang dipanggil itu adalah Ongki Pranata yang saat ini berstatus sebagai PNS di Lubuk Linggau. Pemanggilan dilakukan pada 21 Oktober 2014 untuk pemeriksaan 5 Nopember 2014.

Ferdi Ostian, yang juga berstatus PNS di Lubuk Linggau yang diperiksa untuk tanggal 6 Nopember 2014. Yang terakhir adalah Mario Islami yang juga berstatus PNS Lubuk Linggau untuk pemeriksaan 7 Nopember 2014.

"Ketiga orang tersebut tidak hadir tanpa konfirmasi ke pihak penyidik hingga saat ini, sehingga direncanakan untuk melakukan pemanggilan kedua disertai surat perintah membawa kepada ketiga orang tersebut," beber Arief.

Pemanggilan kedua direncanakan dilaksanakan awal Desember 2014 mengingat kesibukan dari tim untuk memenuhi P 19 jaksa terhadap berkas dari Murjoko Budoyono (suap judi online) dan M RIFAI yang penahanannya akan berakhir pada pertengahan bulan Desember 2014. "Dan akan disertai dengan surat perintah membawa untuk dihadapkan kepada penyidik," tegas Arief.

Sumber: detik

   
   
loading...
Loading...
loading...

0 Response to "Kasus Dugaan Suap CPNS, 3 Anak Bupati Muratara Mangkir Pemeriksaan"

Post a Comment

Terima Kasih Telah Berkunjung di Pustaka Pandani
Silahkan komentar anda,


Salam

Irfan Dani, S. Pd.Gr