loading...

Sarjana SM3T UNY Mengabdi di Papua

loading...
Loading...
YOGYA - Suraban salah satu guru SM3T (Sarjana Mendidik di Daerah Tertinggal, Terluar, dan Terdepan) Universitas Negeri Yogyakarta dikirim ke Satap SMP N VIII Kotaip, Distrik Oklip Pegunungan Bintang, Provinsi Papua dalam rangka pengabdian pendidikan.

"Distrik ini merupakan distrik paling timur Papua yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini," kata Suraban dan teman-temannya merupakan angkatan ke-1 UNY yang mengirimkan peserta SM-3T ke Provinsi Papua, Kamis (9/4/2015).

Ia menjelaskan, kondisi alam Oklip Papua sangat memanjakan mata. Rerimbun pohon, bukit-bukit yang tinggi dan gemercik suara air mengalir dari dalam perut bumi menambah sejuk dan tenangnya suasana alam di daerah Oklip.

Banyaknya mata air yang bermunculan menandakan melimpahnya kandungan air. Disetiap mata memandang terdapat petak-petak tanah yang berubah menjadi kumpulan hijau karena suburnya tanaman. Pengelolanya adalah orang-orang tua dan bahkan anak-anak kecil yang berwajah lugu.

Dikatakan, minimnya informasi tentang keluarga berencana dan rendahnya pendidikan membuat sebagian masyarakat mempunyai anak yang jumlahnya lebih dari 5, serta hidup dalam kemiskinan. “Miris melihat bocah-bocah kecil menangis meminta makan” kata Suraban. 


Hal lain yang lebih memprihatinkan adalah tidak sedikit anak yang putus sekolah bahkan banyak anak yang tidak pernah merasakan bangku sekolah. Alasannya karena para orang tua takut biaya sekolah mahal dan tidak cukup uang untuk membeli buku dan pulpen.

"Semoga guru-guru SM-3T di daerah-daerah tertinggal, Indonesia dapat menjadi negara yang mempunyai sumber daya manusia yang lebih berkualitas dan dapat mengalami peningkatan dalam berbagai hal pembangunan," tutup Suraban.

Sumber:  KRjogja
loading...

0 Response to "Sarjana SM3T UNY Mengabdi di Papua"

Post a Comment

Terima Kasih Telah Berkunjung di Pustaka Pandani
Silahkan komentar anda,


Salam

Irfan Dani, S. Pd.Gr

Loading...