Loading...

Ujian Nasional Online, Siswa Dihantui Internet Lelet

   
Ujian Nasional Online, Siswa Dihantui Internet Lelet
Jakarta - Eti Nurhayati dan Zara Mutiara saling melempar pandangan saat ditanya persiapan menghadapi ujian nasional online. Siswi kelas XII SMK Negeri 5, Jakarta ini mengatakan belum pernah mengikuti simulasi ujian nasional lewat komputer. Padahal, ujian akan digelar sekitar sebulan lagi.

Eti dan Zara juga tak punya bayangan sedikit pun ihwal tata cara pengerjaan ujian tersebut. Tampilan soal ujian dan lembar jawab di layar komputer juga tak ada dalam pikiran mereka. "Setelah Ujian Sekolah baru ada pelatihan intensif," kata Eti kepada Tempo di SMK Negeri 5 Jakarta Timur, Jumat, 6 Maret 2015.

Meski belum pernah merasakan langsung sistem ujian online, Eti dan Zara digelayuti ketakutan serupa. Mereka khawatir jaringan internet terganggu saat mengerjakan soal. Belum lagi, bila kecepatan internet tak bisa diandalkan alias lelet. "Jangan-jangan jawaban kami tak terkirim ke server," Zara menjelaskan.

Kekhawatiran Eti bertambah bila menyaksikan sistem ujian lewat komputer. Beberapa tes yang pernah ia kerjakan, memuat batasan waktu untuk tiap soal. "Kesannya terbatas dan bisa memicu siswa terburu-buru," kata dia.

Kepala SMK Negeri 5, Ahmad Yani, menjamin bila sekolah siap menggelar ujian nasional online. Sebab, dia sudah menyiapkan secara serius infrastruktur dan sumber daya manusia untuk mendukung pelaksanaan ujian. "80 unit komputer dengan spesifikasi terbaik sudah siap," kata Yani.

Dia menambahkan sekolah sudah mengirimkan ahli teknologi untuk mengikuti pelatihan secara intensif. Program itu diikuti dengan peningkatan kecepatan internet yang tersambung ke sekolah. "Kami juga telah meminta PLN menjamin pasokan listrik saat ujian berlangsung," kata dia.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur, Ari Budiman, tak menampik bila kesiapan teknologi menjadi hambatan pelaksanaan ujian nasional online. Tak ada satu pun SMA di Jakarta Timur yang menyatakan siap menggelar ujian dengan sistem ini. "Baru SMK Negeri 5, 26, 46, 48, dan 50 yang siap," kata dia.

Ari mengungkapkan sekolah memang tak punya kewajiban menggelar ujian nasional online tahun. Dia juga belum bisa memastikan masa depan ujian nasional online sebagai metode baku pengerjaaan. "Pastinya, sekolah yang sudah siap bisa menyerap teknologi baru lewat sistem online ini," kata dia.

Sumber: TEMPO
   
   
loading...
Loading...
loading...

0 Response to "Ujian Nasional Online, Siswa Dihantui Internet Lelet"

Post a Comment

Terima Kasih Telah Berkunjung di Pustaka Pandani
Silahkan komentar anda,


Salam

Irfan Dani, S. Pd.Gr