Loading...

Program SM3T Bantu Kabupaten Kepulauan Talaud Atasi Kekurangan Guru

   
Kemendikbud - Dalam silaturahim dengan Mendikbud Anies Baswedan, para kepala dinas pendidikan se-Indonesia menyampaikan berbagai masalah dan masukan mereka untuk pemerintah pusat. Salah satu peserta yang ikut mengungkapkan masalah di daerahnya adalah Kepala Dinas Kabupaten Kepulauan Talaud, Matius Lalombombuida, yang menyampaikan masalah kekurangan guru. Namun daerahnya sangat terbantu dengan hadirnya Program SM3T (Sarjana Mengajar di Daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Matius mengatakan, kondisi geografis yang terdiri dari kepulauan, menyebabkan distribusi guru tidak merata, dan sulit mencapai ke seluruh daerah. “Kami terbantu dengan SM3T, waaupun masih dalam jumlah yang terbatas,” katanya kepada Mendikbud Anies Baswedan saat acara silaturahim di Plasa Insan Berprestasi Kemendikbud, Jakarta, (01/12/2014).

Ditemui usai acara, Matius menuturkan, saat ini permasalahan yang paling mendesak di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, bukan lagi kekurangan guru secara keseluruhan, tetapi guru mata pelajaran tertentu, seperti bahasa Inggris dan matematika.

“Untuk SMP, setelah analisis kebutuhan, SMP kelebihan guru pada mata pelajaran IPA dan IPS. Sementara yang lain kekurangan (guru) mata pelajaran itu,” katanya. Ia menuturkan, saat ini Kepulauan Talaud memiliki kekurangan guru sekitar 180 orang.

“Tadi saya usulkan dengan adanya program SM3T, sudah 2 tahun berturut-turut kita minta, ternyata lewat program SM3T tadi kekurangan guru bisa ditangani oleh anak-anak sarjana program SM3T,” ujarnya. Karena itu ia mengusulkan penambahan jumlah guru dari Program SM3T.

Matius berharap pemerintah pusat bisa mengirimkan 100 sarjana ke Kepulauan Talaud. “Kemarin dikirim 46,” tuturnya. Ia pun mengakui para pengajar dari Program SM3T memiliki kualitas dan kompetensi yang bagus. Antisiasme masyarakat Kepulauan Talaud atas kehadiran mereka pun sangat baik dan responsif.

Program SM3T adalah Program Pengabdian Sarjana Pendidikan untuk berpartisipasi dalam percepatan pembangunan pendidikan di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) selama satu tahun sebagai penyiapan pendidik profesional yang akan dilanjutkan dengan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Tujuan Program SM3T adalah membantu daerah 3T dalam mengatasi permasalahan pendidikan terutama kekurangan tenaga pendidik dan menyiapkan calon pendidik yang memiliki jiwa keterpanggilan untuk mengabdikan dirinya sebagai pendidik profesional pada daerah 3T.

Sumber: Kemendiknas

   
   
loading...
Loading...
loading...

0 Response to "Program SM3T Bantu Kabupaten Kepulauan Talaud Atasi Kekurangan Guru"

Post a Comment

Terima Kasih Telah Berkunjung di Pustaka Pandani
Silahkan komentar anda,


Salam

Irfan Dani, S. Pd.Gr