loading...

Struktur Indera Pengecap (Lidah)

loading...
Loading...
Indra pengecap pada manusia adalah lidah. Lidah mempunyai reseptor yang peka terhadap zat kimia berbentuk cair. Pada lidah terdapat dua kelompok otot, yaitu otot intrinsik (melakukan gerakan halus) dan otot ekstrinsik (melakukan gerakan kasar saat mengunyah dan menelan serta mengaitkan lidah pada bagian sekitarnya). Permukaan lidah dilapisi oleh selaput lendir/membran mukosa agar selalu lembab. Lidah memiliki permukaan yang bersifat kasar karena memiliki tonjolan yang disebut papila.

Di dalam satu papila terdapat banyak tunas pengecap. Setiap tunas pengecap terdiri dari dua jenis sel, yaitu sel penyokong yang berfungsi untuk menopang dan sel pengecap (sel rambut sebagai reseptor) yang memiliki tonjolan seperti rambut keluar dari tunas pengecap.

Secara umum dapat disebutkan bahwa setiap tunas pengecap akan merespon secara maksimal terhadap salah satu rasa, yaitu rasa manis, asin, asam atau pahit. Tunas pengecap untuk rasa pahit terutama terletak pada pangkal lidah, untuk rasa manis dan asin banyak terdapat di ujung lidah dan untuk rasa terdapat disisi lidah. Sejumlah tunas pengecap juga terdapat pada tenggorokan dan langit-langit rongga mulut.



Menurut bentuknya, papila dibedakan menjadi tiga jenis:
  • Papila sirkumvalata, papila yang dilingkari saluran berjumlah 8-12, berjejer-jejer membentuk huruf V di dekat pangkal lidah.
  • Papila filiformis, papila yang menyebar di seluruh permukaan lidah.
  • Papila fungiformis, papila yang bentuknya seperti jamur, letaknya menyebar di ujung dan sisi lidah.
loading...

0 Response to "Struktur Indera Pengecap (Lidah)"

Post a Comment

Terima Kasih Telah Berkunjung di Pustaka Pandani
Silahkan komentar anda,


Salam

Irfan Dani, S. Pd.Gr

Loading...