Loading...

Delapan CPNS di Tanjungpinang Terancam Gugur

Delapan dari 98 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Tanjungpinang yang lulus seleksi dan telah diajukan untuk verifikasi beberapa waktu lalu, terancam gugur karena tersandung masalah administrasi.

Hingga saat ini mereka belum menerima Nomor Induk Pegawai (NIP) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

”Yang keluar NIP baru 190 orang,” ujar Seko Kota Tanjungpinang, Riono, Selasa (10/3).

Riono menjelaskan, tujuh CPNS bermasalah lantaran setelah diverifikasi ternyata bermasalah dengan program studi yang ditetapkan Panselnas. Mereka pun diwajibkan berkoordinasi dengan perguruan tinggi yang bersangkutan.

Intinya, tujuh orang itu salah menentukan jurusannya saat melamar CPNS. Misalkan jurusan listrik tapi mereka pilih jurusan lain tetapi masih dalam satu program studi.

”Jadi itu yang mengakibatkan NIP nya tak keluar dari BKN,” tuturnya.

Sedangkan, satu orang lainnya dianggap memiliki masalah yang fatal dan sulit untuk diperjuangkan.

Pasalnya, satu orang tersebut salah dalam menentukan formasi yang telah ditetapkan Panselnas. Dia jurusan perawat, sementara yang diikutinya formasi Bidan.

”Saya rasa itu sulit untuk keluar NIP nya lagi,” ujarnya.



Lebih lanjut dikatakannya, 190 orang yang telah menerima NIP, tinggal menunggu SK wali kota untuk disebarkan di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Apalagi Pemko Tanjungpinang beberapa waktu lalu membentuk struktur organusasi tata kerja (SOTK) baru.

Sumber: Batampos
   
loading...
Loading...
loading...

0 Response to "Delapan CPNS di Tanjungpinang Terancam Gugur"

Post a Comment

Terima Kasih Telah Berkunjung di Pustaka Pandani
Silahkan komentar anda,


Salam

Irfan Dani, S. Pd.Gr

-