loading...

Respirasi pada Mamalia

loading...
Loading...

Pada mamalia terdapat pembatas antara rongga dada dan rongga perut yang disebut diafragma. Paru-paru pada mamalia terdapat pada rongga dada dan diselubungi oleh selaput pleura.

Pada mamalia udara masuk melalui lubang hidung yang berfungsi sebagai saringan dan juga memanaskan atau mengatur kelembaban udara pernafasan. Lau udara masuk ke faring yang juga terbuka pada mulut. Dari faring ke trakea. Dan pada daerah ini terdapat epiglottis yang akan menutup agar makanan tidak masuk ke laring dan trakea waktu kita menelan. Laring merupakan pangkal tenggorokan yang mana di sini tardapat selaput suara.

Trakea bercabang dua menjadi bronkus yang kemudian bercabang lagi, yang satu pada sebelah kiri dan sebelah lagi pada sisi kanan. Sebuah paru-paru manusia mempunyai 300 juta alveoli. Permukaan seluruh alveoli dua paru-paru kira-kira 70 m². Alveoli dikelilingi oleh pembuluh kapiler dan di daerah ini terjadi difusi O2 dan CO2.

Pada saat inspirasi rongga intatoraks bertambah besar. Gerakan diafragma bertambah besar pada nafas biasa. Kemudian rongga dada bertambah dan terjadi perbedaan tekanan lebih besar antara udara luar dan di rongga intratoraks. Karena itu paru-paru mengembang karena mengisap udara. Pernafasan yang menggunakan diafragma pada manusia disebut dengan pernafasan perut. Membesarnya rongga dada seiring dengan kontraksi otot antar rusuk, tulang rusuk ter angkat, dan udara masuk ke paru-paru sehingga volemenya bertambah.

Pada saat ekspirasi tekanan intratoraks bertambah karena diafragma dan tulang antar rusuk kembali pada keadaan semula. Hal ini menyebabkan udara di paru-paru didorong keluar karena tekanan intratoraks bertambah dan elastisittas paru-paru itu sendiri. Proses ini kebalikan dari proses inspirasi seperti yang di jelaskan sebelumnya.
loading...

0 Response to "Respirasi pada Mamalia"

Post a Comment

Terima Kasih Telah Berkunjung di Pustaka Pandani
Silahkan komentar anda,


Salam

Irfan Dani, S. Pd.Gr

Loading...