Loading...

Hasil TES CAT CPNS Pemprov Bengkulu Kacau Balau

BENGKULU – Perangkingan kelulusan tes CPNS Pemprov Bengkulu kacau. Itu lantaran pihak Panselnas melakukan kesalahan dalam pembagian administrasi peserta. Akibatnya, daftar nama-nama kelulusan tidak akurat. Daftar kelulusan tersebut kemarin sudah diserahkan Panselnas kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu. Namun BKD tidak mau mengambil risiko akibat kekacauan itu dan memilih mengembalikannya lagi ke Panselnas untuk diperbaiki.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Karir BKD Provinsi Drs. H. Tarmawi, M.Si melalui Panitia Penjemputan Hasil Tes, Majulo, ketika dikonfirmasi RB kemarin (11/11) mengatakan gara-gara kesalahan perangkingan oleh Panselnas tersebut, maka pengumuman kelulusan CPNS Pemprov terpaksa diundur hingga minggu depan.

“Perankingannya sudah selesai, hanya saja kita kembalikan lagi berkasnya. Karena Panselnas melakukan kesalahan dalam pembagian administrasi peserta yang lulus berdasarkan pilihan tiga formasi yang ada. Kita tidak ingin nantinya ada masalah, makanya kita kembalikan,” ujar Majulo ketika dikonfirmasi RB melalui telepon selularnya.

Bagaimana kesalahan bisa terjadi? Dijelaskan Majulo, dari 4.124 peserta yang mengikuti tes CPNS Provinsi Bengkulu, sebanyak sekitar 1.817 peserta lulus passing grade. Dari jumlah tersebut, ada beberapa peserta yang tidak lulus administrasi untuk ikut tes formasi pilihan pertama dan kedua, namun tetap mengikuti tes karena lulus administrasi formasi pilihan ketiga (semua jurusan). Namun dalam perankingan, Panselnas memasukkan beberapa peserta yang lulus passing grade dengan pilihan ketiga, ke pilihan pertama dan ada juga yang ke pilihan kedua.

“Simpelnya seperti ini, ada beberapa peserta yang pada saat seleksi administrasi lalu tidak lulus untuk mengikuti pilihan pertama dan kedua dikarenakan tidak sesuai dengan disiplin ilmunya. Namun peserta tersebut tetap bisa ikut tes karena lulus untuk pilihan ketiga yakni formasi semua jurusan. Namun pada saat perankingan, Panselnas memasukkan beberapa peserta yang lulus passing grade tersebut ke pilihan pertama dan ada juga ke pilihan keduanya. Padahal kan seharusnya tidak bisa, karena tidak lulus administrasi. Mereka hanya bisa mengisi pilihan ketiga saja. Untuk itulah kami mengembalikan berkas tersebut, karena tidak ingin nantinya ada masalah di kemudian hari,” jelas Majulo.

Dijelaskan Majulo, pihaknya tidak ingin nantinya kondisi ini menimbulkan polemik di daerah dan akan menimbulkan berbagai persepsi. “Kita tidak ingin nantinya menimbulkan kegaduhan dan berbagai macam persepsi. Karena seperti diketahui bahwa disini kita ingin masyarakat benar-benar bisa yakin kalau tes dengan sistem CAT (Computer Assisted Test) ini bersih, tapi dengan kondisi ini nantinya masyarakat tambah tidak percaya. Kita dari panitia daerah telah semaksimal mungkin transparan, namun ini kesalahan administrasinya ada pada Panselnas,” imbuhnya.

Lebih lanjut Majulo mengatakan kesalahan administrasi perankingan tersebut tidak hanya terjadi untuk hasil tes Bengkulu saja, namun beberapa provinsi lain pun ada juga yang terjadi kesalahan administrasi oleh Panselnas. “Bukan hanya Bengkulu saja, ada beberapa wilayah lain, namun saya tidak begitu paham. Kesalahan ini mungkin dikarenakan berkas yang harus disusun itu banyak. Sehingga memang butuh ketelitian lebih dari operatornya. Insya Allah minggu depan semuanya bisa kita umumkan di Kantor BKD Provinsi,” kata Majulo.

Sebelumnya, secara mekanisme BKN telah mensosialisasikan penentuan kelulusan formasi dari tiga formasi pilihan peserta tes CPNS, yakni pilihan pertama peserta yang diprioritaskan dalam perangkingan kelulusan tes. Penjelasannya adalah apabila formasi pilihan kedua tidak ada satupun peserta yang masuk passing grade, maka peserta tertinggi batas kuota formasi pertama bisa masuk ke formasi kedua. Sementara formasi pilihan ketiga akan dilakukan perankingan berbeda sesuai dengan pilihan formasi ketiga yang diambil oleh peserta apabila pilihan pertama dan kedua tidak lulus atau sudah mencukupi kuotanya.

Tes CPNS RL, 25 Lulus Passing Grade

Sementara itu, tes CPNS Pemda Rejang Lebong hari ke-2, Selasa (11/11), kembali diwarnai ketidakhadiran peserta. Pada hari pertama tes 14 peserta tidak hadir. Hari kedua kemarin sebanyak 13 orang tidak hadir. Panitia saat dikonfirmasi mengaku tidak tahu alasan ketidakhadiran tersebut. “Tidak ada konfirmasi dari peserta yang tidak hadir. Jadi kita tidak tahu juga apa alasannya,” ujar seorang petugas registrasi peserta.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), Amir Hamzah, SE, MM menegaskan, peserta yang tidak hadir sudah otomatis gugur.

“Peraturannya yang terlambat saja didiskualifikasi. Apalagi tidak hadir otomatis gugur. Sebenarnya cukup disayangkan juga peserta tidak hadir. Karena mereka sudah melalui tahap yang cukup panjang mulai dari mendaftar online hingga mendapatkan nomor tes. Saya berharap seluruh peserta bisa hadir dan ikut tes,” kata Amir.

Sementara itu berdasarkan pengumuman, dari total 162 peserta CAT kemarin, hanya 25 peserta yang mendapat nilai lulus passing grade. Jika dikalkulasikan dengan jumlah peserta tes di hari pertama yakni 161 orang dengan peserta lulus 30 peserta, berarti baru 55 peserta yang lulus passing grade. Sementara sebanyak 266 peserta terpaksa gigit jari karena sudah dipastikan tidak masuk nominasi perangkingan. (lihat pengumuman skor nilai di halaman 8)

“Nanti semua peserta tes bisa mengkalkulasikan nilai masing-masing. Khususnya yang lulus passing grade. Ditelusuri saja nanti siapa saja yang lulus dikelompokkan dengan formasi masing-masing. Bagi yang tidak lulus, jangan berkecil hati karena masih ada kesempatan di kemudian hari,” ujar Amir.

Dari pantauan RB, pelaksanaan CAT hari kedua berlangsung aman dan kondusif. Prosedur dan pengamanan ketat tetap diberlakukan bagi para peserta dan sekitar gedung Puskom STAIN Curup. Suasana tegang cukup terlihat selama tes berlangsung dari sesi ke sesi. Beberapa peserta dan keluarga yang datang ke lokasi tes tampak tegang mengamati progres nilai di monitor yang diraih peserta saat tes berlangsung.

Sementara di bagian pengamanan, Polres RL memberlakukan malam steril di gedung Puskom STAIN Curup. Salah satunya print out hasil nilai CAT dimasukkan ke dalam ruang yang tersegel.

“Pengamanan sangat kita prioritaskan. Selain mengantisipasi adanya joki, kita memastikan lokasi tes steril. Semua ruangan disegel. Bukanya jam 7 pagi sampai ditutup lagi denga segel jam 6 sore,” terang Kapolres RL, AKBP. Edi Suroso, SH melalui Kabag Ops, Kompol. Rusdi, SH.


   
loading...
Loading...
loading...

0 Response to "Hasil TES CAT CPNS Pemprov Bengkulu Kacau Balau"

Post a Comment

Terima Kasih Telah Berkunjung di Pustaka Pandani
Silahkan komentar anda,


Salam

Irfan Dani, S. Pd.Gr

-