loading...

Diduga Stres Nilai Rendah, Mahasiswa Unand Tewas Gantung Diri

loading...
Loading...
PADANG - Khairul Gusti (21), seorang mahasiswa Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (unand) angkatan 2012 ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar kosnya Kompleks Perumdos Blok C, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Padang Minggu (29/3) sekitar pukul 11.00 WIB. Temuan ini sontak mengagetkan sejumlah warga yang tinggal di kawasan tersebut.

Hari Efendi Iskandar, Ketua RT 3/RW 7 Limau Manis Padang mengatakan, dia semula mengendus bau tidak sedap. Awalnya Hari tidak menyangka bahwa bau tersebut berasal dari jasad orang yang telah meninggal, namun karena penasaran dia memberitahu warga lainnya terkait hal ini.

Bersama warga lainnya, Hari yang juga merupakan seorang dosen di kampus ternama di Sumbar tersebut mendekati sebuah kamar kos. “ Semakin dekat dengan rumah tersebut, semakin menyengat baunya. Akhirnya kami memeriksa rumah itu dan dari jendela kamar, kami lihat ada sesosok jasad yang tergantung,” ujar Hari kepada media.

Untuk memastikan apa yang telah dilihatnya, Hari meminta bantuan kepada Asril Jaini (57), warga lainnya untuk menghubungi petugas Polsek Pauh. “Kami hubungi petugas untuk memastikan apa yang kami lihat,” jelas Hari.

Tidak berselang lama, sejumlah personel dari anggota SPK, Reskrim, Intel dari Polsek Pauh mendatangi lokasi. Setelah berkoordinasi dengan Ketua RT dan pemilik kos, Chairil Anwar (47) yang juga seorang dosen, pintu salah satu kamar yang menyebarkan bau itu pun didobrak. “Setelah didobrak, kami kaget, ternyata benar, dalam kamar tersebut ada seorang mahasiswa yang tergantung dengan seutas tali,” cerita Hari.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Wisnu Andayana melalui Kapolsek Pauh, Kompol Daeng Rahman mengatakan bahwa dari keterangan Ketua RT setempat dan pemilik kos, mahasiswa yang ditemukan tergantung itu sebelumnya tidak terlihat ada masalah. “Setelah pintu didobrak, jasad korban langsung dievakuasi” ujar Daeng.

Daeng juga mengatakan, jasad korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk divisum. “Pihak keluarganya juga telah dihubungi,” pungkas Daeng.


Korban berasal dari Nagari Taeh, Kabupten Limapuluh Kota.

Menurut informasi, Khairul akhir-akhir ini stres karena nilai kuliahnya yang standar dan tidak bisa tamat 4 tahun. Orang tua korban bilang kalau tidak tamat 4 tahun tidak usah saja kuliah mengingat orang tuanya tidak punya biaya.

“Hanya Rp200 ribu saja yang bisa dikirim ibunya sebulan. Nilai yang didapat pun hanya standar bidik misi. Jadi itu menjadi pen­dorong untuk melakukan bunuh diri,” terangnya.

Korban ditemukan tewas di rumah dosen karena korban tinggal bersama dosen yang sering pergi keluar kota. Jadi supaya rumah tidak kosong, maka diminta korban ting­gal di rumah itu.

Sumber: Haluan
loading...

0 Response to "Diduga Stres Nilai Rendah, Mahasiswa Unand Tewas Gantung Diri"

Post a Comment

Terima Kasih Telah Berkunjung di Pustaka Pandani
Silahkan komentar anda,


Salam

Irfan Dani, S. Pd.Gr

Loading...